APA ITU VECTOR? DAN APA BEDANYA DENGAN BITMAP?

Gambar vektor adalah gambar yang menggunakan poligon untuk membuat gambar pada komputer grafis. Pada dasarnya, gambar vector menggunakan vektor. Lokasi-lokasi pada vektor dinamakan control points atau nodes. Setiap posisi ini memiliki posisi yang pasti berdasarkan sumbu x dan y dari bidang kerja dan menentukan arah jalan. Setiap alur pada vektor bisa ditambahkan atribut, termasuk ketebalan garis, bentuk, kurva, warna garis, dan warna isi.

contoh gambar vector

Beberapa aplikasi bisa digunakan untuk membuat atau mengubah gambar vektor. Gambar vector tidak bisa disunting oleh applikasi yang membuat gambar bitmap dan begitu pula sebaliknya.

PERBEDAAN VECTOR GRAFIS DAN BITMAP

Perbedaan Vector dan bitmap
  1. Grafis Vektor
  • Foto vektor tidak bergantung pada resolusi. Ini artinya, gambar akan tetap tampak jelas dan detail meskipun dilakukan perbesaran maupun pengecilan hingga beberapa kali lipat.
  • Ukuran file lebih kecil dan tidak bergantung pada resolusinya. Sehingga, meskipun resolusinya diperbesar, ukuran file tetap sama.
  • Grafis ini lebih cocok digunakan untuk mendesain halaman, membuat font, atau ilustrasi.
  • Desainer grafis perlu menganalisis terlebih dahulu gradasi warna yang terbentuk sehingga diperoleh kombinasi warna yang mantap.
  1. Grafis Bitmap
  • Grafis bitmap sangat bergantung pada resolusi. Ini artinya, saat gambar yang tercipta dilakukan perbesaran atau pengecilan melebihi batas resolusinya, gambar menjadi kurang terlihat jelas. Batasan-batasan gambar menjadi blur, bahkan akan tampak seperti kotak-kotak kecil yang menyambung.
  • Ukuran file lebih besar, tergantung dari resolusinya. Semakin tinggi resolusi yang digunakan, semakin besar ukuran filenya. Ciri khas dari grafis bitmap yang satu ini memang cukup riskan, terlebih jika kapasitas komputer yang Anda miliki tidak begitu besar. Saat hendak mengirim melalui email pun, biasanya juga akan terkendala dengan resolusi yang tinggi.
  • Gambar dapat disimpan dengan format TIFF, PNG, BMP, dan GIF.
  • Gradasi warna lebih nyata.
  • Kualitas gambar ditentukan dari banyaknya pixel yang membentuknya

Software yang Digunakan

Untuk bisa menciptakan desain gambar yang menarik, baik dengan metode grafis vektor maupun bitmap, tentu dibutuhkan software tertentu sebagai penggeraknya saat diproses di dalam komputer. Nah, karena keduanya mempunyai karakteristik yang berbeda, maka software yang digunakan juga berbeda, disesuaikan dengan karakteristik dari masing-masing jenis gambar tersebut.
Untuk gambar yang berbasis bitmap, beberapa software yang biasa digunakan antara lain Adobe Photoshop, CorelPhotoPaint, dan Paint. Sementara itu, untuk membuat gambar vektor, beberapa software yang sering digunakan antara lain Macromedia, Freehand, Adobe Ilustrator, Inkscape dan CorelDraw. Dengan kata lain, untuk bisa menghasilkan sebuah gambar yang maksimal, seorang desain gambar juga harus mempunyai keterampilan untuk mengoperasikan semua software yang digunakan tersebut.
Sumber:

Komentar